Posts Tagged mondrian art seni de stijl

De Stijl

 De Stijl De Stijl atau dalam Bahasa Inggris the style adalah gerakan seni di sekitar tahun 1920an. Konsep ini berkembang seiring terjadinya perang dunia pertama yang berlarut-larut. Komunitas seni de Stijl kemudian berusaha memenuhi keinginan masyarakat dunia mengenai sistem keharmonisan baru di dalam seni. Konsep ini diwujudkan dalam pemikiran utopia. Mereka mewujudkan abstraksi dan keuniversalan dengan mengurangi campur tangan bentuk dan kekayaan warna semaksimal mungkin. Komposisi visual disederhanakan menjadi hanya bidang dan garis dalam arah horisontal dan vertikal, dengan menggunakan warna-warna primer seperti merah, biru, dan kuning di samping bantuan warna hitam dan putih.

Dalam kebanyakan karya seni, garis vertikal dan horisontal tidak secara langsung bersilangan, tetapi saling melewati satu sama lain. Hal ini bisa dilihat dari lukisan Mondrian, Rietveld Schröder House, dan Red and blue chair.composition.jpeg

Composition with Yellow, Blue, and Red 1939-42. Piet Mondrian. Oil on canvas. 72.5 x 69 cm. London, Tate Gallery.

Sekitar tahun 1915, Van Doesburg mengadakan pertemuan dengan para pelukis .Pertama bertemu dengaan Piet Mondrian pada suatu pameran di Museum Stedelijk, Amsterdam. Mondrian, yang pindah ke paris pada tahun 1912 telah mengunjungi holland ketika perang meletus dan dia tidak dapat kembali ke Paris dan bergabung komunitas pelukis Laren dimana bertemu dengan Bart van der Leck dan M. H. J. Schoenmaekers. Tahun 1915, Schoenmaekers mempublikasikan Het nieuwe wereldbeeld (’The New Image of the World’), yang diikutin oleh Beginselen der beeldende wiskunde (’Principles of Plastic Mathematics’) pada tahun 1916. Dua publikasi ini sangat berpengaruh hebat terhadap modrian dan anggota lain.

Van Doesburg juga dikenal sebagai J.J.P. Oud and the Hungarian artist Vilmos Huszàr . Tahun 1917, pelukis ini bekerja sama dengan poet Anthony Kok, dan menemukan gaya of De Stijl. Arsitek muda Gerrit Rietveld berpengaruh dalam kelompok pada tahun 1918.

Setelah beberapa tahun kemudian, kelompok ini tetap serba sama walaupun pada tahun 1918, Van der Leck keluar dari kelompok itu dikarenakan perbedaan pendapat. The social and economic circumstances of the time formed an important source of inspiration for their theories. Their ideas about architecture were heavily influenced by Berlage and Franky Lloyd Wright Setelah tahun 1920Tahun 1920 mulai ada perubahan pandangan dalam kelompok. Dari Van Doesburg’s bersatu dengan Bauhaus yang mempengaruhi Malevich dan Russian Constructivism. Hal ini tidak disetujui oleh sebagian kelompok. Tahun 1924 Mondrian keluar dari kelompok setelah Van Doesburg menerapkan teari elementarism, yang mengatakan garis horizontal lebih vital daripada vertikal. Sebagai tambahan grup De stijl merekrut anggota baru yang menganut gaya dadaist. Pengaruh dan perkembangan

Konsep de Stijl banyak dipengaruhi filosofi matematikawan M. H. J. Schoenmaekers. Piet Mondrian, kemudian mempublikasikan manifes seni mereka Neo-Plasticism pada tahun 1920, meskipun istilah ini sebenarnya sudah digunakan olehnya pada 1917 di Belanda dengan frase Nieuwe Beelding. Pelukis Theo van Doesburg kemudian mempublikasikan artikel De Stijl dari 1917 hingga 1928, menyebarkan teori-teori kelompok ini. Perupa de Stijl antara lain pematung George Vantongerloo, dan arsitek J.J.P. Oud dan Gerrit Rietveld.

Pada dasarnya aliran de Stijl hanya bergerak dalam dunia lukis. Sebab bagaimanapun konsep de Stijl adalah abstraksi secara ideal komposisi warna dalam bentuk dua dimensi, walaupun kemudian juga menghasilkan kesan ruang. Pemanfaatannya sangat banyak di dalam interior dan arsitekrur. namun seperti yang ditulis oleh Piet Mondrian bahwa de Stijl tetaplah sebuah konsep ideal dalam dua dimensi. Meskipun Theo van Doesburg berusaha keras memperjuangkan pengaplikasiannya dalam dunia arsitektur, de Stijl tetaplah hanya menjadi bahan pertimbangan dalam pengolahan bidang-bidang warna, bukan arsitekturnya sendiri.

De Stijl meredup seiring perpecahan di antara Theo van Doesburg yang aplikatif dan Piet Mondrian yang teoritis. Hingga akhirnya majalah de Stijl terakhir kali terbit untuk mengenang kematian Theo van Doesburg. Prinsip dan pengaruhNama de stijl berasal dari gttfried Semper’s Der Sill (1861-1863) dimana adanya kesalahpahaman dari penganut materialisme dan functionalism. Pada umunya De stijl menerapkan prinsip simple dan abstrack di lukisan dan arsitektur dengan menggunakan garis lurus (vertikal dan horizontal ) dan bentuk persegi. Lukisan dan arsitektur de stijl selanjutnya terbataas pada warna merah, kuning, biru dan 3 warna tambahan yaitu hitam, putih, dan abu-abu, De stijl menghindari bentuk simetris dan estetik keseimbangan. De stijl adalah aliran seni yang terpengaruh dari gaya lukisan kubisme seperti mysticism dan berasal dari idea bentuk geometrik dalam filosofi neoplatonic. De stijl memberi pengaruh bauhaus, gaya international, fashion dan interior design. Setelah Kematian Van Doesburg

Theo van Doesburg meninggal di Davos pada tahun 1931. Karena Van Doesburg memiliki peranan penting dalam kelompok De stijl, gaya de stijl tidak bisa berkembang tanpa karakter sentral yang kuat. De stijl bukan kelompok yang bersatu. Faktanya anggotanya kenal satu sama lain, namun komunikasi antar anggota melalui surat menyurat . Contahnya Mondrian dan Reitveld tidak pernah bertemu tapi berkomunikasi melewati surat menyurat.

Seniman yang terlibat dalam gerakan de Stijl

Piet Mondrian (1872 – 1944) painter
Theo van Doesburg (1883 – 1931) painter, designer dan writer
Ilya Bolotowsky (1907 – 1981) painter
Marlow Moss (1890 – 1958) painter and sculptor
Amédée Ozenfant (1886 – 1966) painter
Max Bill (1908 – 1994) arsitek dan designer
Jean Gorin (1899 – 1981) painter
Burgoyne Diller (1906 – 1965) painter
Georges Vantongerloo (1886 – 1965) sculptor
Gerrit Rietveld (1888 – 1964) architect and designer
Bart van der Leck (1876 – 1958) painter
Cornelis van Eesteren (1897-1981) architect
Robert van’t Hoff (1887-1979) architect
Vilm0s Huszar (1884-1960) painter

gerrit_rietveld_small.jpg

Gerrit Rietveld 1888-1964

rietveld_chair_small.jpg

Red and Blue Chair Design by Gerrit Rietveld in 1917

rietveld_light_small.jpg

Hanging lamp, 1920

vandoesburg_small.gif

Theo van Doesburg (18831931)

doesburgcompositionxxii1920-22.jpg

Composition XXII, 1920-22

tvdviv.jpg

Compositie IV, 1917

piet-mondrian-color-planes-in-oval-1913-14-oil-on-canvas-42-38-x-31-inches-1076-x-788-cm-museum-of-modern-art-ny.jpg

Piet Mondrian, Color Planes in Oval, 1913-14, oil on canvas, 42 38 x 31 inches (107.6 x 78.8 cm), Museum of Modern Art, NY.

 piet-mondrian-born-pieter-cornelis-mondriaan-dutch-1872-1944-irises-c-1908-oil-on-canvas-30-14-x-21-14-inches-minneapolis-institute-of-arts-a-painting-from-the-period-precedi.jpgPiet Mondrian (born Pieter-Cornelis Mondriaan) (Dutch, 1872-1944), Irises, c. 1908, oil on canvas, 30 14 x 21 14 inches, Minneapolis Institute of Arts. A painting from the period preceding his work in De Stijl.

piet-mondrian-composition-in-brown-and-gray-1913-14-oil-on-canvas-33-34-x-29-34-inches-857-x-75.jpg

Piet Mondrian, Composition in Brown and Gray, 1913-14, oil on canvas, 33 34 x 29 34 inches (85.7 x 75)

Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.